Pejuang Jalan Berlubang Alami Musibah, Warga Umbul Kunci Bersatu untuk M. Ridwan

rdtratud | 29 Maret 2025, 16:00 pm | 109 views

Bandar Lampung~R-D-TNews|Warga Umbul Kunci kembali menunjukkan solidaritas yang luar biasa. M. Ridwan (19), pemuda yang dikenal sebagai “Pejuang Jalan Berlubang,” kini terbaring lemah di RSUDAM Abdul Moeloek setelah mengalami musibah tertimpa longsoran batu saat sedang memperbaiki jalan di daerahnya,29/03/2025.

Musibah itu terjadi di Jalan Umbul Kunci, RT 05, Lingkungan 3, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, sekitar pukul 08.00 WIB. M. Ridwan, yang selama ini dengan sukarela menambal jalan berlubang menggunakan batu cadas tanpa meminta imbalan, justru harus menerima nasib nahas dalam perjuangannya.

Kondisi M. Ridwan cukup memprihatinkan. Ia mengalami pendarahan dari telinga serta kakinya terjepit reruntuhan batu. Mengetahui hal ini, warga dari RT 05 hingga RT 06 serta anggota Linmas RT 07 langsung bergerak cepat. Mereka tak hanya menjenguk M. Ridwan di rumah sakit, tetapi juga melakukan aksi swadaya untuk membantu meringankan bebannya. Hingga kini, dana sebesar Rp1.354.500 telah berhasil dikumpulkan dan diserahkan langsung kepada keluarganya.

Namun, di tengah semangat solidaritas warga, muncul keprihatinan lain terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit. Sejak masuk ke IGD pada pukul 10 pagi, hingga malam harinya M. Ridwan belum juga mendapatkan ruang perawatan. Dokter menyarankan pemasangan pen untuk kakinya yang patah, tetapi pihak keluarga memilih untuk merawatnya di rumah. Ironisnya, rumah sakit mengizinkan pulang dengan syarat melunasi biaya sebesar Rp4 juta.

Menanggapi hal ini, Humas RSUDAM Abdul Moeloek, Sabta Putra, menjelaskan bahwa aturan tersebut berasal dari BPJS Kesehatan. “Kalau pasien pulang atas permintaan sendiri sebelum sembuh, maka BPJS tidak akan menanggung biaya. Itu bukan kebijakan rumah sakit, tetapi aturan dari BPJS,” jelasnya.

Suamah, salah satu warga setempat, tak kuasa menyembunyikan keprihatinannya. “M. Ridwan memang pejuang jalan berlubang. Setiap hari ia memperbaiki jalan tanpa pamrih, hanya mengandalkan belas kasih warga yang lewat. Kini, ia terbaring lemah, dan kami hanya bisa berusaha membantu semampunya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Aksi solidaritas warga Umbul Kunci ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat. Namun, permasalahan biaya perawatan dan sistem BPJS yang kaku menjadi sorotan. Harapan besar kini tertuju pada M. Ridwan agar segera pulih dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih adil.

{Yunita A}

Berita Terkait